BUDAYA MAGRIB MENGAJI DI DESA PENDUNG TALANG GENTING
- Aug 21, 2026
- Nilam Darma T.
Budaya magrib mengaji adalah tradisi religious yang terus di jaga kelestariannya. Setiap malam senin sampai malam sabtu setelah berkumandan azan magrib anak-anak sudah harus mengikuti sholat berjamaah di masjid, setelah sholat di lanjutkan lagi pengajian di tempat kelompok masing-masing.
Kegiatan ini bukan sekedar rutinitas melainkan kewajiban yang tidak tertulis bagi anak-anakdi desa Pendung Talang Genting. Mulai dari usia taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah lanjutan tingkat (SLTA).
Anak-anak dari umur lebih kurang 5 tahun sampai lebih kurang 12 Tahun termasuk kelompok TPQ/TPSQ. Anak-anak tingkat SLTP sampai SLTA termasuk kelompok ITR dan MUJAHIDAH.
Kenapa banyak kelompok pengajian di desa Pendung Talang Genting? Itu berguna supaya anak-anak dapat terbimbing sesuai dengan tingkatan kemampuan bacanya.
Kegiatan ini memiliki tujuan yang sangat jelas dari dulu. Pertama teruntuk remaja, agar menghindari keluyuran anank-anak ke luar desa dan berbuat onar, setiap malam pengajian anak-anak selalu di pantau oleh pengurus yang kami sebut dengan (Tim BuserDes) atau juga pengurus pengajian.
Dan tentu juga dengan adanya pengajian ini dapat nmengurangu kecandua n gadget bagi anak-anak. Dan tidak kalah pentingnya anak-anak telah mendapatkan pelajaran agama, akhlak, dan sebagainya sejak dini di tempat pengajian mereka masing-masing.